Al Mahri Sekaligus Penggagas Masjid Kubah Emas di Depok Meninggal Dunia

Al Mahri Sekaligus Penggagas Masjid Kubah Emas di Depok Meninggal Dunia

Hajah Dian Djuariah Maimun Al Rasyid, pendiri Masjid Dian Al Mahri Sekaligus Penggagas Masjid Kubah Emas di Depok Meninggal Dunia . Masjid Kubah Emas Al Mahri Sekaligus Penggagas Masjid Kubah Emas di Depok Meninggal Dunia

Al Mahri Sekaligus Penggagas Masjid Kubah Emas di Depok Meninggal Dunia

atau Masjid Dian Al Mahri itu benar-benar dilapisi dengan emas 22 karat. Kemegahan masjid tersebut sering kali menjadi daya tarik untuk wisata religi.  merangkum sejumlah fakta

tentang Masjid Kubah Emas Depok dan cerita dari pendirinya

Masjid Kubah Emas ini memiliki lima kubah, terdiri dari satu kubah utama dan empat kubah kecil.

Kubah itu dilapisi emas setebal dua sampai tiga milimeter dan mozaik kristal. Kubah emas itu memiliki diameter bawah 16 meter, diameter tengah 20 meter, dan tinggi 25 meter. Sementara empat

kubah kecil memiliki diameter bawah enam meter, tengah tujuh meter, dan tinggi delapan meter. Selain itu, di dalam masjid terdapat lampu gantung yang didatangkan langsung dari Italia seberat

delapan ton. Relief hiasan di atas tempat imam juga terbuat dari emas 18 karat. Begitu pula pagar di lantai dua dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid itu pun dilapisi emas. Sementara,

mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah itu pun juga berlapis bahan prado atau sisa emas.

Masjid Kubah Emas dibangun oleh Dian Al Mahri. Saat itu, Dian dikenal sebagai pengusaha asal Banten. Ia membeli tanah di kawasan itu pada tahun 1996. Kemudian masjid mulai dibangun sejak

tahun 2001 dan selesai sekitar akhir 2006.

Masjid Kubah Emas dibuka untuk umum pada 31 Desember 2006, bertepatan dengan Idul Adha yang kedua kalinya pada tahun itu. Untuk desain interior juga langsung dirancang oleh Dian Al

Mahri. Dian mendatangkan langsung lampu gantung dari Italia seberat delapan ton.

Di dalam masjid, terdapat bagian langit-langit di mana bisa melihat adanya awan-awan. Keindahan langsung terlihat saat masuk ke dalam masjid megah ini. Desain interiornya memberikan nuansa

mewah dan tata ruangnya menambah kagum mereka yang datang beribadah.Al Mahri Sekaligus Penggagas Masjid Kubah Emas di Depok Meninggal Dunia

Arsitektur masjid ini mengikuti tipologi arsitektur masjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, minaret (menara), halaman dalam (plaza), dan penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen

geometris dan obelisk untuk memperkuat ciri keislaman para arsitekturnya. Ciri lainnya adalah gerbang masuk berupa portal dan hiasan geometris serta obelisk sebagai ornamen. Enam menara

(minaret) di Masjid Kubah Emas berbentuk segi enam atau heksagonal, melambangkan rukun iman. Keenam menara itu dibalut batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornamen

melingkar. Pada puncaknya, terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat. Sedangkan kubahnya mengacu pada bentuk kubah yang banyak digunakan masjid-masjid di Persia dan India.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *