Susahnya Hubungan Jarak Jauh Beda Benua

Susahnya Hubungan Jarak Jauh Beda Benua

aocrp-4.org – Susahnya Hubungan Jarak Jauh Beda Benua.Berdekatan dengan orang yang disayang tentu adalah hal yang menyenangkan. Kita bisa bertemu dan menghabiskan banyak waktu bersama-sama dengan lebih mudah dan leluasa. Tak butuh waktu lama untuk melepas rindu, mungkin hanya dalam hitungan menit atau jam, rindu t’lah tersampaikan.

Beda halnya dengan yang menjalin hubungan jarak jauh. Keinginan untuk bertemu dan melepas rindu harus menunggu berhari-hari, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun lamanya. Hmm, kalau sudah begini, bersabar dengan keadaan adalah kuncinya.

1. Komunikasikan dengan pasangan

Keduanya harus menyadari bahwa hubungan ini dilakukan oleh dua pihak. Jika satu pihak merasa ada yang salah, maka keduanya harus membicarakannya dan mencari solusinya bersama. Hal ini tentu saja karena komunikasi itu bentuknya dua arah. Bisa jadi ketika kita merasa jenuh dengan hubungan, pasangan kita justru merasa baik-baik saja.

 

Susahnya Hubungan Jarak Jauh Beda Benua

 

2. Pikirkan dengan kepala jernih selagi melakukan refleksi diri

Tidak mungkin kita terus-terusan menyalahkan keadaan yang ada di luar kendali kita. Dua benua yang berbeda sudah selayaknya mempunyai jarak waktu yang berbeda pula. Tak ada yang bisa kita ubah dari ketentuan semesta itu.

Ritme kehidupan yang dijalani tidaklah sama. Tapi, kita tetap bisa mengubah ritme komunikasi dengan mendiskusikannya. Jangan bertindak gegabah, selama semua kemungkinan masih bisa dibicarakan hingga mencapai kesepakatan bersama.

3. Perbarui hubungan dengan pasangan, layaknya saat baru pertama kali mengenalnya

Kita tentu ingat bagaimana rasanya saat pertama kali menjalin hubungan dengan pasangan. Semuanya terasa manis dan menyenangkan. Lambat laun, semua terasa biasa-biasa saja karena mungkin kita sudah terbiasa dengan polanya.

Kalau sudah begini, apa rela untuk mengabaikan hubungan hanya karena rasa jenuh? Alih-alih jenuh, kita justru semakin menerima hubungan jarak jauh dengan semangat sambil menunggu saatnya bertemu kembali di benua dan waktu yang sama.

Dibuat oleh – Cahyono Aocrp-4.org

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *