Gelar Pesta Bule Rusia yang Nyebur Bersama Motor Diusir

Gelar Pesta Bule Rusia yang Nyebur Bersama Motor Diusir

Aocrp-4.org – Gelar Pesta Bule Rusia yang Nyebur Bersama Motor Diusir,Sergei Kosenko, Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia yang viral di media sosial setelah nyebur, lompat ke laut dengan sepeda motor, akhirnya dideportasi oleh Imigrasi Kelas 1 TPI Khusus Ngurah Rai, Bali, Minggu (24/1). Namun, dideportasinya

Sergei Kosenko bukan karena dia melompat ke laut dengan sepeda motor yang viral, melainkan pelanggaran keimigrasian yang lebih serius.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM wilayah Bali Jamaruli Manihuruk menjelaskan, WNA Rusia tersebut melakukan pelanggaran Imigrasi dengan membuka bisnis di Bali, padahal paspornya merupakan paspor pelancong alias pariwisata. 

Dia membuka bisnis Event Organizer di Bali, itu melanggar keimigrasian berupa pelanggaran izin tinggal. Dia menggunakan paspor kunjungan tapi berbisnis, padahal untuk berbisnis butuh Kitas (Keterangan Izin Tinggal Terbatas),” jelasnya lagi.

Penyelidikan Imigrasi tersebut dilakukan setelah viral Sergei lompat ke pantai dengan sepeda motor. Pelanggaran lain yang dilakukan oleh WNA tersebut dengan mengadakan pesta di Canggu, Kuta Utara yang melanggar protokol kesehatan.

Gelar Pesta Bule Rusia yang Nyebur Bersama Motor Diusir

Gelar Pesta Bule Rusia yang Nyebur Bersama Motor Diusir

“Dia menggelar pesta yang melanggar protokol kesehatan,” jelasnya lagi. Karena pelanggaran tersebut, Sergey dideportasi ke negaranya melalui Bandara Soekarno Hatta dengan pesawat Uni Emirates Arab.

Dari hasil investigasi Kemenkuham, Sergei beralamat di Jalan Siligita, Nusa Dua, Badung. Namun setelah diinterogasi Sergey mengaku tidak pernah tinggal di tempat tersebut. “Dia mengaku menyewa sebuah vila di Canggu, dan beberapa kali pindah menginap di Bali dan Lombok,” beber Jamaruli.

Sergey diketahui masuk ke Indonesia pada 31 Oktober 2020 melalui Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Kemudian menuju Bali. Sergei setelah diselidiki ternyata

juga menjadi duta sebuah perusahaan tertentu yang kemudian mengundang investor datang ke Bali. Hal itu menurut Imigrasi telah melanggar pasal 122 huruf a jo pasal 123 huruf b UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Sergei juga akan ditangkal masuk Indonesia selama 6 bulan, hal itu bisa diperpanjang mengikuti perkembangan penyelidikan selanjutnya. Yang jelas dia telah melanggar aturan keimigrasian dan kegiatan yang dia lakukan patut diduga berbahaya,” tandasnya.

Selain itu, Imigrasi juga akan menyelidiki WNA lain yang kemungkinan terlibat dalam acara pesta yang diselenggarakan oleh Sergei. Jika ditemukan melanggar aturan keimigrasian, maka tidak menutup kemungkinan akan dideportasi.

Selama bulan Januari 2020, Imigrasi telah mendeportasi 5 Warga Negara Asing yang melanggar di Bali, selain Sergei yang viral, Imigrasi juga telah mendeportasi Kristen

Gray, yang viral karena mengatakan Bali ramah bagi LGBT. LGBT atau GLBT adalah akronim dari lesbian, gay, biseksual, dan transgender.

Dibuat oleh – Aocrp-4.org

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *