Omongan Mertua Bisa Bikin Istri Depresi

Omongan Mertua Bisa Bikin Istri Depresi

aocrp-4.org – Omongan Mertua Bisa Bikin Istri Depresi.Perubahan suasana hati menjadi lebih sedih murung dan mudah marah memang rentan dialami ibu yang baru melahirkan. Ini terjadi karena perubahan hormonal, pola hidup dan status sebagai ibu.

1. Fisik yang kelelahan

Perubahan pola hidup yang biasanya hanya mengurus diri dan suami, kini bertambah harus mengurus bayi yang mood dan keinginannya susah-susah gampang untuk ditebak karena ia belum bisa berkomunikasi.

“Bisa dari fisik kelelahan kebayang, habis melahirkan harus ngurus bayi, harus ngurus diri sendiri juga penyesuaian. Hamil anak pertama beda sekali dengan yang udah lahiran anak kedua atau ketiga,” terang dr. Tatih.

2. Punya gangguan kecemasan sebelumnya

Seseorang yang pernah memiliki gangguan kecemasan berisiko mengalami kecemasan pasca melahirkan lebih besar. Sehingga solusi baiknya adalah mempersiapkan fisik dan mental dengan olahraga berbentuk relaksasi sebelum dan setelah melahirkan.

 

Omongan Mertua Bisa Bikin Istri Depresi.

 

“Ada depresi atau cemas sebelum melahirkan, ada yang pas hamilnya, atau sebelum hamil mengalami depresi atau cemas nantinya akan rentan yang namanya depresi postpartum,” paparnya.

3. Dapat komentar orangtua hingga mertua

Kehadiran orang terdekat, seperti suami di masa setelah melahirkan sangat dibutuhkan perempuan, baik secara fisik hingga dukungan mental.

Sayangnya ocehan orangtua hingga mertua mengomentari kondisi sang anak, bisa mempengaruhi mental perempuan yang baru melahirkan, dan itu membuat suasana hati cenderung down hingga berakhir depresi.

4.  Kehamilan yang tidak diinginkan

Kesiapan untuk hamil juga sangat mempengaruhi perasaan perempuan yang baru melahirkan. Kesiapan baik secara ekonomi, fisik hingga mental, ada beberapa perempuan yang masih ingin berkarir dan sebagainya.

Keadaan yang lebih parah, perempuan  sama sekali tidak menginginkan kehamilannya seperti korban pemerkosaan, melahirkan anak yang tidak diinginkan.

5. Punya kenangan buruk

Kehadiran anak di saat sang ibu belum berdamai dengan masa kelamnya juga bisa memicu depresi pasca melahirkan. Misalnya saja keguguran atau bayi meninggal usai dilahirkan akan menciptakan memori buruk.

“Misalnya kehilangan bayi, waktu hamil sebelumnya, itu ada istilahnya kaya trauma, ada pengalaman buruk jadi khawatir berlebihan, terus lama-lama moodnya ikut sedih,” terangnya.

 

Dibuat oleh – Cahyono Aocrp-4.org

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *