Kejar Target Mazda Andalkan Tiga Model

Kejar Target Mazda Andalkan Tiga Model

Kejar Target Mazda Andalkan Tiga Model

All New Mazda CX-30 Siap Meluncur di Indonesia

Aorcp-4, Jakarta – Kejar Target Mazda Andalkan Tiga Model PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai distributor resmi Mazda di Tanah Air, bakal menghadirkan sport utility vehicle (SUV) terbarunya, all new Mazda CX-30. Mobil asal Jepang ini, rencananya bakal diluncurkan secara resmi.

Mobil ini sendiri, sudah diperkenalkan di ajang Geneva International Motor Show. Jika sebelumnya mobil tersebut diduga bernama CX-4, rupanya Mazda menyematkan nama CX-30.

Disebut memiliki posisi di antara CX-3 dan CX-5. Mobil ini jadi model baru Mazda yang berbekal mesin Skyactiv-X dan akan dipasarkan global.

Seperti dilansir Newspress UK, dimensi CX-30 menegaskan posisinya berada di antara CX-3 dan CX-5. Berukuran 4.395 x 1.795 x 1.540 mm (PxLxT) dan jarak antar poros roda 2.655 mm. Kalau dibandingkan, CX-3 sedikit lebih kecil, dengan 4.275 x 1.765 x 1.535 mm dan jarak sumbu roda 2.570 mm. Sedang CX-5, 4.550 x 1.840 x 1.675 mm dan 2.700 mm jarak poros roda. Lantas, mengapa tak disebut Mazda CX-4 kalau posisinya seperti itu? Ternyata, CX-4 sudah ada di pasar Cina, dimensinya mirip dengan CX-5.

Mazda CX-30 jadi model kedua yang membawa penyempurnaan bahasa desain Kodo atau disebut Kodo versi 2.0. Kunci dari desain, bermain dengan ruang kosong, lekukan, cahaya dan bayangan. Berarti, desain pada bodi, seolah berubah ketika mobil bergerak atau saat terkena pancaran cahaya ketika bergerak.

Eksterior

Bagian wajah sangat familiar, dengan grille besar berpola seperti anyaman berwarna hitam. Di tengah, logo Mazda seolah mengambang. Mengapit grille ada lampu sipit yang tegas karakternya, terhubung dengan aksen silver sebagai bingkai bawah grille. Di bumper ada lampu LED yang ramping, berfungsi sebagai lampu kabut.

Sekeliling bodi bagian bawah CX-30 diberi aksen hitam, menyambung dengan bumper depan belakang. Bagian kaca samping berbingkai krom bagian bawahnya. Lekukan bodi samping menegaskan bahasa desain Kodo 2.0. Ukuran roda, ada pilihan 16 dan 18 inci tergantung dari varian yang ditawarkan.

Pilar-C di belakang terlihat menyempit, sementara atap belakang tak terlalu landai. Dengan itu, desain buritan sedikit bergaya coupe. Pintu bagasi sudah otomatis dan daya muat bagasi diklaim mencapai 430 liter.

Masuk ke kabin, desain dasbor menyerupai Mazda3 baru. Hanya saja, ada sedikit perbedaan pada bagian atasnya. Kelengkapannya masih khas Mazda, termasuk layar infotainment 8,8 inci mencuat di tengah dasbor.

Sistem MZD Connect didukung 8 speaker atau 12 speaker lansiran Bose. Sedang dari fitur safety, CX-30 dibekali 7 kantong udara dan paket Mazda i-Activsense yang terdiri dari Driver Monitoring System, Front Cross Traffic Alert dan Cruising & Traffic Support. Fitur itu juga sama seperti yang dipunya Mazda3 anyar.

Jantung Mekanis

Jantung mekanis, dikatakan bakal ada pilihan mesin Skyactiv-X. Pilihan lain ada mesin diesel dan bensin. Untuk bensin, dipadankan dengan sistem mild hybrid 24-volt. Pilihan transmisi juga sama, ada manual dan otomatis 6-speed. Tersedia opsi penggerak empat roda AWD, sedang fitur pemandu kendali G-Vectoring Control Plus (GVC Plus) hadir sebagai standar.

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai distributor resmi Mazda di Indonesia, menargetkan penjualan sebanyak 7.000 unit di tahun ini. Jenama asal Jepang itu tetap mengandalkan model-model sport utility vehicle (SUV) dan hatchback untuk bertarung di pasar Tanah Air.

Dijelaskan Fedy Dwi Parileksono, Head of Department Public Relations and Media Communications PT EMI, jika dilihat dari penjualan tahun lalu, Mazda masih mengandalkan model-model, seperti CX-5, Mazda2, dan Mazda CX-3.

“Kalau dilihat dari persentasenya, Mazda CX-5 berkontribusi 40 persen, Mazda2 sekitar 30 persen, dan Mazda CX-3 sekitar 15 persen.

Sisanya kontribusi dari model lain,” ujar Fedy tanpa menyebutkan detail angka penjualan tiga model tersebut, di sela-sela media test drive Mazda CX-30 di Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, berbicara CX-30 yang kemungkinan besar berpeluang menjadi tulang punggung baru penjualan Mazda, pria ramah ini belum meyakini hal tersebut.

Pasalnya, jika dilihat dari animo pasar, model tersebut tidak sekuat tiga model andalan yang disebutkan sebelumnya.

“Karena kan SUV masih pegang peranan di Indonesia, terutama CX-5. Terlebih, saat ini ada CX-8, jadi pilihannya lebih banyak,” tegasnya.

Model baru

Sedangkan untuk model baru yang bakal diluncurkan Mazda, pabrikan asal Negeri Matahari Terbit ini belum membuka keran informasi lebih detail.

Selain itu, berbicara perluasan dealer, memang Mazda saat ini tengah melakukan pembaharuan dealer, yaitu dengan mengurangi dan menambahkan jaringan penjualan.

“Kita bereskan beberapa dealer, yang sekiranya tidak sejalan dengan visinya EMI kita kasih pilihan.

Beberapa memutuskan tidak berjualan Mazda kita hargai pendapatnya, kita juga masih terus mencari dealer pengganti yang baru, sampai jumlah memadai ideal,” tambahnya.

Sebagai informasi, tahun ini targetnya bakal ada 3 penambahan dealer di beberapa wilayah di Indonesia.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *