Geng begal anak donky diadili maraton terancam penjata selama 12 tahun

Geng begal anak donky diadili maraton terancam penjata selama 12 tahun

Aocrp-4.org – Geng begal anak donky diadili maraton terancam penjata selama 12 tahun, mengenakan masker dan topi 14 anak usia SMP hingga SMA itu berjalan berderet sambil saling memegangi pundak temanya dari belakang.

mereka kemudian di giring menuju ruang sidang oleh jaksa penuntut umum(JPU) kejari denpasar.

para remaja yang usia nya baru 13-17 tahaun itu adalah para terdakwa anak pelaku berbagai kejahatan jalanan di wilaya kota denpasar yang bergabung dalam grub donkyy.
mereka tak segan membegal korbanya dengan cara bersekutu. kemarin mereka dihadirkan di PN Denpasar untuk di adili.

masing- masing terdakwa adalah IGK, 17; DPP, 17; MRS, 16; IKD, 16; RPS, 16; KAB, 15; GYP, 15; GM, 15; SAS, 15; DKP, 14; KA, 14; IGM, 14; WPP, 14; dan KBM, 13.

saat menjalani sidang tertutup, mereka di tunggu anggota keluarga tak pelak PN denpasar pun penuh sesak.

sidang digelar secara maratondengan langsung pemerikasaan saksi. ini karena sidang dengan terdakwa anak memang memiliki batasan waktu.

sidang meraton ini diungkapkan salah seorang pengacara para terdakwa, aji silaban diawali dengan pembacaan surat terdakwa enam berkas dari lima tempat ke jadian perkara ujar AOCRP-4.ORG

para terdakwa anak itu terjerat dakwa alternatifYakni Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama tujuh tahun atau Pasal 365 KUHP ancaman pidana penjara selama 12 tahun.

Setelah JPU membacakan dakwaan dilanjutkan dengan pemeriksaan keterangan para korban, pihak kepolisian, dan pemeriksaan para terdakwa.

“Semua terdakwa anak tidak menyangkal perbuatannya. Mereka mengakui perbuatannya. Mereka juga telah meminta maaf kepada para korban. Para korban juga sudah memaafkan,” imbuh lajang asal Medan, itu.

Usia menjalani sidang maraton, sidang akan kembali dilanjutkan pada Senin (17/2) pekan mendatang. Sidang pekan mendatang akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan surat JPU I Made Santiawan.

Dibuat oleh – Aocrp-4.org

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *