Cerita Pasien Terapi Ningsih Tinampi: Dapat Antrean Berobat Tahun 2020

 

aocrp-4.org – Diperlukan kesabaran bila berobat ke Ningsih Tinampi di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur. Banyaknya pasien yang mendaftar, menyebabkan beberapa di antara mereka baru dapat giliran Cerita Pasien Terapi Ningsih Tinampi: Dapat Antrean Berobat Tahun 2020.

Salah satu yang mendapat nomor antrean tanggal 7 Februari 2020 adalah Sinta. Perempuan asal Gedangan, Sidoarjo, itu datang bersama suami dan ibu kandungnya. Ketiganya berencana memeriksakan kesehatannya.
 Mereka tiba di lokasi terapi dan menyerahkan fotokopi KTP yang sudah ditulis nomor telepon ke bagian pendaftaran pada Sabtu pagi (14/9).
Pagi mendaftar, malam harinya nama Sinta dan keluarganya baru dipanggil. “Kita dapat jadwal 7 Februari 2020 atau lima bulan lagi. Mungkin karena yang berobat banyak ya, tapi Alhamdulillah,” kata Sinta kepada  aocrp-4.org di lokasi, Sabtu (14/9).
Cerita Pasien Terapi Ningsih Tinampi: Dapat Antrean Berobat Tahun 2020.
Banyaknya pasien yang antre itu juga mengejutkan keluarga Ade, asal Subang, Jawa Barat. Diketahui, Ade bersama 5 orang anggota keluarganya menempuh jalur darat untuk berobat ke terapi Ningsih Tinampi.
“Ke sini naik mobil, tolnya saja habis sejuta,” kata Ade.
 Mereka tiba ke lokasi terapi Ningsih Tinampi pada Sabtu pagi. Ade mengantarkan salah satu anggota keluarganya untuk berobat. “Tadi ada yang datang Sabtu pagi dapatnya beberapa bulan lagi,” kata Ade.
Mereka yang datang tidak hanya di berbagai daerah di Nusantara, melainkan ada yang mengaku berasal dari Malaysia. “Saya saat daftar duduk bareng warga Kuala Lumpur,” ungkap Sinta.
 Diketahui, pengobatan alternatif Ningsih Tinampi di Dusun Lebak Sari, Gg. Lambau RT 06 RW 13, menjadi fenomenal setelah viral di YouTube.
 Ribuan orang setiap hari dari berbagai daerah di Nusantara berbondong-bondong untuk berobat dengan keluhan sakit secara medis maupun nonmedis.

Di tulis Oleh – DIRGA aocrp-4.org

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *