Narkoba di Indonesia Saat ini Berada Dalam Kondisi Menghawatirkan

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional ( BNN) RI, Irjen Pol Arman Depari menyatakan, perkembangan kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia, saat ini berada dalam kondisi Narkoba di Indonesia Saat ini Berada Dalam Kondisi Menghawatirkan

Narkoba di Indonesia Saat ini Berada Dalam Kondisi Menghawatirkan

menghawatirkan. Arman menyebutkan, berdasarkan hasil survei prevalensi penyalahgunaan narkoba,

jumlah pengguna narkoba di Indonesia mencapai lebih dari 4 juta orang. “Dari angka

prevalensinya, kita sudah sampai pada tahap mengkhawatirkan. Kurang lebih 4 sampai 4,5 juta, itu besar sekali angkanya,” katanya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Jombang Jawa Timur

Selain mengungkap tingginya kasus penyalahgunaan narkoba, Arman juga menyebut banyaknya pengguna narkoba yang meninggal setiap harinya. Berdasarkan survei prevalensi penyalahgunaan

narkoba, jumlah kematian akibat mengkonsumsi narkoba, lebih dari 30 orang setiap harinya. “Kemudian angka kematian yang diakibatkan oleh Narkoba, dari survei kita menyebutkan kurang lebih

30 sampai 37 orang. Itu dari pengguna dari yang mengalami kematian dan yang sakit,”Narkoba di Indonesia Saat ini Berada Dalam Kondisi Menghawatirkan

beber Arman Depari. Dia menjelaskan, pencegahan penyalahgunaan narkoba memerlukan kerjasama

banyak pihak. Pencegahan tidak bisa hanya diserahkan pada proses penegakan hukum. “Narkoba itu tidak bisa hanya ditangani oleh pemberantasan, penegakan hukum, menangkap, dipenjara, sidang, eksekusi,” ungkap Arman.

Peran keluarga, lingkungan dan masyarakat, lanjut Arman, sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Langkah itu, jelasnya, menjadi penting dilakukan untuk saat ini. Jika

pencegahan bisa dilakukan sejak di lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat

masing-masing, Arman menyatakan tidak diperlukan pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis Narkoba di Indonesia Saat ini Berada Dalam Kondisi Menghawatirkan

penegakan hukum. “Tapi yang paling penting, bagaimana kita membuat satu kondisi dalam masyarakat itu mereka ini betul-betul menjadi benteng terhadap dirinya sendiri, keluarganya dan

lingkungannya. Nah, itu artinya mencegah mereka jangan sampai menggunakan narkoba,” bebernya. Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Irjen Pol Arman Depari, pada

Jum’at (8/2/2019) menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Narkoba di Kabupaten Jombang. Dalam kegiatan di Pendopo

Kabupaten Jombang tersebut, Arman menyampaikan pentingnya para relawan anti narkoba mengoptimalkan peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *