Memperingati 500 Hari Penyerangan Terhadap Novel Baswedan

Memperingati 500 Hari Penyerangan Terhadap Novel Baswedan

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal menanggapi pernyataan penyidik KPK Novel Baswedan yang meragukan kinerja tim gabungan untuk mengusut kasus penyerangan dirinya.Memperingati 500 Hari Penyerangan Terhadap Novel Baswedan

Dia meminta Novel menghormati lembaga resmi, termasuk Komnas HAM yang merekomendasikan pembentukan tim gabungan

Memperingati 500 Hari Penyerangan Terhadap Novel Baswedan

“Saudara NB juga saya baca di media-media menolak tim gabungan ini, silakan.

Kita harus menghargai lembaga resmi. Kami hargai koalisi masyarakat sipil. Terimakasih. Tapi tolong hargai dong lembaga independen seperti Komnas HAM,” ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).

Lebih lanjut, Iqbal juga merespons siaran pers dan rekomendasi yang dikeluarkan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi. Polri menghargai rekomendasi yang disampaikan kelompok yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat itu dan akan menjadikannya sebagai masukan dan petunjuk bagi penyidik.

“Supaya lebih maksimal melakukan upaya-upaya kepolisian dalam menuntaskan kasus yang menimpa saudara NB,” tuturnya.

Namun Iqbal mengingatkan bahwa kasus yang ditangani kepolisian tidak bisa digeneralisasi sebagai hal yang mudah diungkap. Setiap kasus memiliki karakteristik yang berbeda, tergantung bukti dan petunjuk yang dimiliki.

Dia memastikan, penyidik Polda Metro Jaya serius mengungkap kasus penyerangan Novel Baswedan.

Dia juga menegaskan bahwa Polri terbuka terhadap segala informasi yang masuk dan siap diawasi kinerjanya.

Sebagai wujud keseriusan itu, Iqbal menuturkan, Polri menerjemahkan rekomendasi Komnas Memperingati 500 Hari Penyerangan Terhadap Novel Baswedan

HAM dengan membentuk tim gabungan dalam mengusut kasus penyerangan terhadap Novel. Karena itu, dia meminta semua pihak menghormati kinerja tim gabungan yang telah dibentuk.

“Surat perintah Kapolri untuk tindaklanjuti Komnas HAM (masa tim gabungan) berlaku enam bulan. Target (pengungkapan) secepatnya, lebih cepat lebih baik. Prinsip kami adalah mengungkap kasus itu, membuat terang benderang,” ucap Iqbal.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *