Pencarian Korban Kapal Motor Gerbang Samudra I

Pencarian Korban Kapal Motor Gerbang Samudra I

Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) menyatakan mulai fokus melakukan pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan di dalam bangkai Kapal Motor Pencarian Korban Kapal Motor Gerbang Samudra I

Pencarian Korban Kapal Motor Gerbang Samudra I

“Kondisi kapal sampai hari ini masih berasap.

Tapi kemarin kami telah masuk mulai menyisir di dalam bangkai kapal untuk mencari tiga korban yang hilang,” ujar Kapten Kapal Negara (KN) SAR 225 Widura Hanif Hazmi saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat 7 Desember 2018.

Kapal roll on – roll off (Roro) yang mengangkut 180 orang penumpang beserta seluruh awaknya itu terbakar di perairan Karang Jamuang, Jawa Timur,

pada Minggu dini hari, 2 Desember, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Dilansir Antara, 178 orang berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara tiga lainnya sampai sekarang masih dinyatakan hilang, yaitu Nakhoda Soelhadani, serta dua orang kadet dari sekolah

pelayaran di Surabaya, Silka Mala Marifat dan Nurul Fadilah.Pencarian Korban Kapal Motor Gerbang Samudra I

Hanif mengungkapkan, penyisiran untuk mencari ketiga korban tersebut telah dilakukan oleh Tim Basarnas di area bangkai kebakaran kapal yang dinyatakan aman.

“Ruang-ruang perwira kapal, termasuk ruangan nakhoda dan dua kadet yang masih dinyatakan hilang, telah kami sisir. Sementara hasilnya nihil,” ujarnya.

Petugas Basarnas, lanjut Hanif, juga telah melakukan penyisiran di Dek 1, 2 dan 3 di dalam bangkai kapal tersebut.

“Kami belum menyisir dek kendaraan karena masih berasap dan ada apinya,” katanya.Pencarian Korban Kapal Motor Gerbang Samudra I

Hanif menjelaskan, karena kondisi bangkai kapal masih berasap dan di beberapa bagian masih terlihat apinya, pencarian dalam penyisiran di sejumlah ruangan bangkai kapal tersebut masih sebatas sejauh mata memandang.

“Di Dek 1 malah lantainya sudah keropos akibat dilalap api. Sementara kami belum menyisir dek kendaraan karena masih berasap dan mengeluarkan api,” ujarnya.

Menurut sejumlah saksi, kebakaran KM Gerbang Samudra I berasal dari dek kendaraan. Dek tersebut berisi 15 truk besar,

12 truk berukuran sedang, serta masing-masing satu unit truk tronton dan kendaraan mobil kecil.

Hanif meyakini tiga korban yang dinyatakan hilang berada di dalam bangkai kapal tersebut.

“Sebelumnya kami juga telah menyisir periairan di sekitar lokasi terbakarnya kapal dan hasilnya nihil,”

katanya.Pencarian Korban Kapal Motor Gerbang Samudra I

Hari ini Tim Basarnas Surabaya masih “stand by” di atas KN SAR 225 Widura

yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,

sembari menunggu petugas lain yang melakukan pendinginan terhadap bangkai KM Gerbang Samudra I.

“Setelah proses pendinginan selesai nanti kami akan kembali masuk ke dalam bangkai kapal

untuk melakukan pencarian yang lebih maksimal,” ucap Hanif.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *