Pilot Japan Airlines Yang Ditangkap Karena Kedapatan Mabuk

Pilot Japan Airlines Yang Ditangkap Karena Kedapatan Mabuk

Seorang Pilot Jepang yang ditangkap karena kedapatan mabuk sebelum terbang di London, Inggris, akhirnya dipenjara 10 bulan. Katsutoshi Jitsukawa, kopilot Japan Airlines Pilot Japan Airlines Yang Ditangkap Karena Kedapatan Mabuk

(JAL) dijadwalkan terbang dari Bandara Heathrow menuju Tokyo pada 28 Oktober pukul 18.50 waktu setempat.

Pilot Japan Airlines Yang Ditangkap Karena Kedapatan Mabuk

Namun, seperti dilansir CNN Kamis (29/11/2018), Jitsukawa gagal tes pengambilan napas 50 menit sebelum pesawatnya terbang.

Tes itu dilaksanakan setelah sopir bus yang mengangkut kopilot 42 tahun itu beserta awak

kabin lainnya mencium bau alkohol. Ditemukan kadar alkohol sebesar 189mg dalam 100ml dalam darahnya. Sementara batas alkohol dalam tubuh pilot sebesar 20mg.

Adapun batas alkohol yang diizinkan untuk mengemudi

di Inggris, Wales, dan Irlandia Utara adalah 80mg per 100ml dalam darah. Harian NHK memberitakan,Pilot Japan Airlines Yang Ditangkap Karena Kedapatan Mabuk

Jitsukawa mengaku dia minum dua botol wine dan satu pitcher bir pada malam sebelum dia bertugas. Sementara pesawat

Boeing 777 JAL yang membawa 244 penumpang akhirnya berhasil terbang setelah terlambat selama 69 menit.

Hakim Phillip Matthews mendeskripsikan Jitsukawa “sangat beracun”, dan menyayangkan karena Jitsukawa adalah Pilot Japan Airlines Yang Ditangkap Karena Kedapatan Mabuk

pilot yang sangat berpengalaman. Matthews menyoroti keselamatan penumpang yang menjadi tanggung jawab Jitsukawa selama penerbangan 12 jam

atau lebih terancam akibat kandungan alkohol sembilan kali lebih tinggi

dari batas normal. “Kans Anda mengambil alih pesawat sangat mengerikan untuk direnungkan. Konsekuensi yang harus ditanggung penumpang begitu besar,”

jelas Hakim Matthews. Adapun pengacara Jitsukawa, Bill Emlyn

Jones, berkata kliennya melayangkan maaf kepada maskapai, keluarga, maupun penumpang atas tindakannya yang memalukan.

Jones berujar Jitsukawa sepertinya depresi. “Karena itu, dia memilih mengonsumsi alkohol Pilot Japan Airlines Yang Ditangkap Karena Kedapatan Mabuk

sebagai sarana memulihkan diri,” katanya dikutip BBC. Sejak Agustus 2017, JAL mengungkapkan sudah ada 19 kasus pilot yang gagal dalam menjalani uji pernapasan karena ketahuan mabuk.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *