Banyak Rumah Yang Amblas Akibat Pergeseran Tanah

Banyak Rumah Yang Amblas Akibat Pergeseran Tanah

Sebanyak 48 rumah di Kampung Cihantap RW 07 Desa Puncaksari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, rusak akibat pergeseran tanah yang terjadi pada akhir Oktober  Banyak Rumah Yang Amblas Akibat Pergeseran Tanah

2018 lalu. Tiga pekan setelah kejadian, warga masih disergap rasa cemas. Terutama, saban kali hujan turun di kampung itu. Hingga kini, mereka terpaksa bertahan lantaran tak ada pilihan. Nining

 Banyak Rumah Yang Amblas Akibat Pergeseran Tanah

60), warga setempat, mengaku sering was-was tiap malam hari atau saat hujan turun. Ia terkadang begadang lantaran khawatir gerakan tanah kembali terjadi.

Banyak Rumah Yang Amblas Akibat Pergeseran Tanah “Kalau malam saya begadang, jarang

tidur, takut,” ucap Nining saat ditemui Kompas.com di kediamannya, Selasa (27/11/2018) siang.

Indri (27), juga merasakan keresahan serupa. Tiap malam, ia kerap tinggal di rumah ibunya. Sebab, rumah yang baru ia bangun 4 tahun lalu mengalami keretakan di bagian dinding dan amblas di

bagian lantai. “Ya mau tinggal dimana lagi, di rumah sendiri sudah mau ambruk gini. Kalau hujan bocor karena plafonnya sudah retak juga,”

ujarnya. Warga Cihantap memang terus meningkatkan

kewaspadaan pascakejadian itu. Hampir setiap hari, tim dari BPBD dan aparat kewilayahan terus mengontrol kondisi warga. Plang bertuliskan “Kawasan Rawan Longsor” terpasang di tiap lekuk

jalan perkampungan. Indri mengatakan, BPBD sempat mengimbau warga untuk mengungsi. Namun, tak tersedianya tempat pengungsian  Banyak Rumah Yang Amblas Akibat Pergeseran Tanah

membuat warga terpaksa bertahan di bawah ancaman

bencana. “Disuruh pindah harus mengungsi, tapi mau pindah ke mana, enggak ada lagi tempat. Enggak disediakan juga tempat mengungsinya,”

ucap Indri. Hingga saat ini, belum ada bantuan  Banyak Rumah Yang Amblas Akibat Pergeseran Tanah

dari pemerintah untuk memperbaiki kerusakan rumah warga. Nining dan Indri pun berharap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi perhatian bagi warga Cihantap. “Pak Ridwan Kamil tolong

bantu kami, kami di sini cemas karena rumah kami takut rubuh. Kami mohon perhatiannya,” jelas Indri.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *