Sandal Jepit Yang Ditemukan Diperut Paus

Sandal Jepit Yang Ditemukan Diperut Paus

Meski juga terkait dengan masalah lingkungan, sandal jepit nyatanya mampu diterima oleh orang di seluruh belahan bumi. Ternyata, jenis sandal ini berasal sejak zaman Mesir Kuno pada tahun Sandal Jepit Yang Ditemukan Diperut Paus

4000 sebelum masehi (SM). Alas kaki ini telah muncul pada berbagai mural yang digambarkan dengan desain bertahtakan permata yang digunakan oleh Firaun. Sedangkan artefak sandal jepit

Sandal Jepit Yang Ditemukan Diperut Paus

hingga kini masih dipamerkan di British Museum. Sandal tertua yang ditemukan itu berasal dari tahun 1500 SM. Sandal yang dipamerkan tersebut terbuat dari papirus. Pada perkembangannya,

bahan yang digunakan oleh orang Mesir Kuno berubah menjadi menjadi daun palem. Oleh suku Masai Afrika,Sandal Jepit Yang Ditemukan Diperut Paus

sandal jepit dibuat dari bahan kulit hewan. Sedangkan di India, sandal kebanyakan

dibuat dari kayu. Orang China dan Jepang lebih menyukai bahan dari jerami. Sedangkan orang di masa modern ini lebih menyukai bahan yang murah, mudah didapatkan, dan awet yaitu plastik

dan karet. Sandal pertama kali muncul dalam budaya Barat setelah berakhirnya Perang Dunia II dan Perang Korea. Saat itu, tentara Barat yang kembali dari Jepang membawa oleh-oleh berupa sandal jepit.Sandal Jepit Yang Ditemukan Diperut Paus

Produk ini dengan mudah disukai oleh orang Amerika. Terlebih, benda ini cocok digunakan saat musim panas. Selanjutnya, Amerika memproduksi sandal jepit dalam versi karet. Dengan cepat, alas

kaki dari karet itu menyebar terutama ketika digunakan di pantai atau kolam renang sekitar tahun 1950-an hingga 1960.Sandal Jepit Yang Ditemukan Diperut Paus

Setelah tahun-tahun itu, sandal jepit diterima sebagai bagian gaya hidup

pantai kasual California. Tahun 1962, salah satu perusahaan Brasil Alpargaras, Havaianas menjadi merk sandal jepit paling populer di dunia. Daya tarik dari merk tersebut adalah sandal yang

memiliki beragam warna. Warna-warni Havaianas mencerminkan identitas Brasil itu sendiri. Pada tahun 2010 lalu, lebih dari 150 juta pasang sandal diproduksi setiap tahun. Itu karena sandal jepit

digunakan oleh orang dari berbagai kelompok usia.Sandal Jepit Yang Ditemukan Diperut Paus

Sandal jepit pada dasarnya tidak mengalami banyak perubahan sejak penemuannya beribu tahun lalu. Namun, beberapa penelitian dan teknologi yang dikembangkan membuat sandal jepit bisa

menguatkan otot kaki saat berjalan. Dalam merk FitFlops, Dr David Cook dan Darren James dari London South Bank University menyebutkan bahwa produk mereka bisa meningkatkan aktivitas

otot, postur tubuh, dan massa otot. Bahkan, beberapa sandal jepit yang dikembangkan bertujuan untuk mengatasi masalah seperti sakit punggung dan lain sebagainya.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *