Seorang Pramugari Asal Indonesia Ditolak Masuk ke Australia

Seorang Pramugari Asal Indonesia Ditolak Masuk ke Australia

Seorang pramugari asal Indonesia ditolak masuk ke Australia setelah ketahuan membawa beberapa slop rokok di bandara internasional Perth. Pramugari itu tiba di bandara Perth dengan sebuah

penerbangan dari Denpasar, Bali pada Selasa (2/10/2018) malam waktu setempat. Perempuan berusia 50 tahun itu, bersama dengan kru kabin lainnya, dibawa petugas penjaga perbatasan

Seorang Pramugari Asal Indonesia Ditolak Masuk ke Australia

Australia (ABF) untuk menjalani pemeriksaan kedua yaitu pemindaian barang bawaan mereka dengan menggunakan sinar X. Sebelum pemeriksaan dilakukan, seorang petugas ABF melihat pramugari tersebut masuk ke dalam toilet.

Di sanalah petugas kemudian petugas menemukan pramugari itu membuang 10 slop rokok yang jika ditotal

berjumlah 2.000 batang ke dalam tempat sampah. Menurut petugas imigrasi,Seorang Pramugari Asal Indonesia Ditolak Masuk ke Australia

perbuatan pramugari itu berpotensi menghilangkan pajak sebesar 1.700 dolar Australia atau sekitar Rp 18 juta. Sesuai aturan yang berlaku, jumlah rokok yang bisa dibawa masuk ke dalam wilayah

Australia dari luar negeri maksimal adalah 25 batang. Akhirnya, visa pramugari itu dibatalkan dan dia langsung terbang kembali ke Indonesia pada Rabu (3/10/2018). Komandan pasukan ABF

Australia Barat Rod O’Donnel mengatakan, petugasnya memang berkewajiban memeriksa semua pengunjung yang masuk ke dalam wilayah Australia termasuk awak penerbangan.

“Penyelundupan tembakau adalah salah satu prioritas ABF, apakah penyelundupan itu dikenalikan sindikat atau individu seperti dalam kasus ini,” ujar O’Donnel, Rabu (3/10/2018). Sejauh ini tidak

diperoleh informasi maskapai penerbangan tempat pramugari asal Indonesia itu bekerja.

Tiga bulan lalu, seorang pria Australia berusia 47 tahun diharuskan membayar denda yang mencapai

35.000 dolar Australia atau sekitar Rp 376 juta.Seorang Pramugari Asal Indonesia Ditolak Masuk ke Australia

Pria itu harus membayar denda setelah ketahuan mencoba menyelundupkan hampir 40 slop rokok lewat bandara Perth. Sepanjang 2017-2018, ABF mendeteksi lebih dari 110.000 penyelundupam

tembakau dengan nilai pajak yang berpotensi hilang sebesar 356 juta dolar Australia atau sekitar Rp 3,8 triliun.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *