Kisah sukses Lizzie Parra

ParraIndustri kosmetik jadi salah satu bidang usaha yang berkembang pesat. Hingga kini, label kosmetik yang tersedia di pasaran hampir nggak terhitung lagi.Kisah sukses Lizzie Parra Nggak cuma perusahaan kecantikan saja, banyak juga selebritas yang menggeluti bisnis kosmetik dan siap bersaing di pasaran Indonesia.

Dari sekian banyak merek kosmetik lokal yang beredar, BLP Beauty menjadi salah satu yang berhasil menarik minat para beauty enthusiast. Nama Lizzie Parra adalah sosok di balik kesuksesan merek tersebut. Mungkin beberapa dari kamu ada yang masih asing dengan nama Lizzie Parra. Nah, kali ini Hipwee Sukses bakal mengajakmu untuk kenalan sama cewek berparas ayu dan bertalenta yang bisa banget dijadikan inspirasi sepak terjangnya. Khususnya buatmu yang suka banget dunia kecantikan dan per-makeup-an. Yuk, simak!

Kisah sukses Lizzie Parra

1. Kecintaan Lizzie Parra terhadap dunia fesyen dan kecantikan bermula dari insting menggambar. Cewek ini aslinya tomboy tapi suka banget sama seni

Semasa sekolah, pemilik nama lengkap Elizabeth Christina Parameswari ini dikenal sebagai cewek tomboy, nggak suka ribet, apalagi makeup. Namun, Ichil, begitu ia biasa disapa, suka sekali dengan hal-hal yang berbau seni, terutama menggambar dan mewarnai. Minatnya terhadap dunia fesyen dan kecantikan baru muncul ketika masa perkuliahan. Karena fokus pembelajarannya adalah bisnis fesyen model, Ichil dan teman-temannya mengusung sebuah proyek beauty class. Dari situ, Ichil mulai suka bereksperimen dengan makeup, bermodal kemampuan menggambarnya.

2. Lulus sebagai seorang sarjana bisnis, Ichil sempat bekerja di salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang fesyen dan kecantikan

Jalan Ichil di dunia kecantikan makin terbuka begitu ia lulus kuliah. Diam-diam, kampusnya mengirimkan CV-nya ke salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang fesyen dan kecantikan. Ichil pun lolos sebagai salah satu Management Trainee dari 22 orang yang mendaftar. Kisah sukses Lizzie Parra Di sinilah kemudian kecintaan Ichil terhadap dunia kecantikan semakin terpupuk dan membuatnya semakin menemukan passion-nya sebagai MUA. Dua tahun perjalanan kariernya ini membawa Ichil ke posisi Manajer Junior dan dipercaya memegang merek Yves Saint Laurent, salah satu anak perusahaan dari L’Oreal.

3. Nggak cukup puas, Ichil memberanikan diri untuk meninggalkan kariernya sebagai Manajer Junior dan mengejar mimpinya untuk menjadi MUA

Selama 2,5 tahun bekerja di belakang meja rupanya nggak membuat Ichil lupa dengan passion-nya.Kisah sukses Lizzie Parra  Ia merasa mampu berkontribusi lebih untuk orang-orang sekitarnya, bukan hanya kolega saja. Akhirnya, pada tahun 2011, Ichil memutuskan untuk keluar dari zona nyamannya sebagai wanita karier dan mengejar mimpinya sebagai seorang MUA. Diakui Ichil, tiga bulan pertama jadi ujian terberatnya, lantaran ia nggak lagi mendapat gaji tetap. Ichil pun mulai bergerilya menyebar jejaring dan memulai debutnya sebagai MUA dari majalah ke majalah. Lalu pelan-pelan ia mulai mendapat tawaran untuk merias pengantin meski harus dianggap remeh oleh para dukun manten. Gaya makeup-nya sendiri banyak terpengaruh dari style barat yang nggak terlalu berat dan menor.

4. Demi melebarkan sayap jejaringnya, Ichil mulai membuat blog sebagai portofolio dan membangun brand-nya dari sana

Sebelum memulai debutnya sebagai MUA, Ichil nggak hanya memanfaatkan koneksi yang didapatkan dari pekerjaan lamanya,Kisah sukses Lizzie Parra tapi juga membuat portofolio melalui blog. Ichil mulai merancang brand agar lebih catchy dan mudah diingat orang. Akhirnya, ia memutuskan untuk mem-branding dirinya sebagai Lizzie Parra, yang diambil dari nama depan dan terakhirnya. Ichil mengisi blognya dengan foto-foto, informasi majalah, dan siapa saja yang pernah bekerja sama dengannya. Di samping itu, ia juga terus mengasah kemampuan makeup dan menerapkan ilmu yang ia dapatkan di kampus bisnisnya dahulu.

5. Dari MUA, Lizzie merambah karier menjadi seorang beauty blogger, vlogger dan influencer

Awalnya, Ichil membuat blog untuk untuk kepentingan portofolio per-makeup-an saja, tapi makin lama makin banyak orang yang menanyakan tentang rekomendasi produk kecantikan dan cara pemakaiannya. Dari situ, Ichil mulai berbagi informasi dan tips seputar makeup, mulai dari review produk kecantikan hingga tutorial cara merias. Ichil merasa seperti sedang menuliskan kesehariannya. Begitu melihat respons yang besar, ia pun tertantang untuk terus memperbarui blog miliknya dan mulai membagikan tutorial makeup sederhana di channel YouTube, juga membangun sebuah website miliknya.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *