Daerah Terisolasi Akibat Gempa Dan Tsunami Dipalu

Palang Merah Indonesia (PMI) menyebutkan, masih banyak daerah di Donggala, Sulawesi Tengah, yang terisolasi akibat gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat, 28 September lalu. Salah satunya Kecamatan Banawa.Daerah Terisolasi Akibat Gempa Dan Tsunami Dipalu

Kepala Biro Humas PMI Pusat Aulia Arriani mengatakan, daerah tersebut terisolasi karena sulitnya akses menuju lokasi, lantaran banyak reruntuhan bangunan. Selain itu, tidak ada alat transportasi yang cukup untuk menjangkau Banawa.

Daerah Terisolasi Akibat Gempa Dan Tsunami Dipalu

Daerah Terisolasi Akibat Gempa Dan Tsunami Dipalu

“Di situ (Banawa) menurut pantauan teman-teman, belum mendapatkan bantuan sehingga kami coba masuk ke sana kemudian distribusi air. Kebutuhan mendesak mereka seperti peralatan bayi,” kata Aulia Arriani di acara ‘Palu Retak’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/10/2018).

Selain di Donggala, lanjut dia, masih ada beberapa kecamatan di Sigi, Sulawesi Tengah yang juga terisolasi. Daerah tersebut adalah Kecamatan Lindu, Kolawi, Kolawi Selatan, dan Titikor.

“Sepertinya masih banyak daerah yang belum tersentuh. Saya dapat informasi juga dari relawan masih ada tujuh daerah terisolir di Palu” sambung dia.Daerah Terisolasi Akibat Gempa Dan Tsunami Dipalu

Aulia Arriani memastikan relawan PMI terus membantu menangani korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi. Saat ini, sudah ada 426 relawan PMI yang bergerak di lokasi.

“Kita fokus sejak kemarin didistribusi bantuan, setelah sebelumnya kita fokus evakuasi. Seiring dengan itu, kita masih assessment untuk darah-darah bagi yang belum dapat bantuan,” jelasnya.

Stok Darah AmanDaerah Terisolasi Akibat Gempa Dan Tsunami Dipalu
Khusus stok darah untuk korban luka berat, Aulia Arriani memastikan, masih aman. Dari data yang ada, masih ada 100 kantong darah yang disediakan PMI di Sulawesi Tengah.

“Proses donor darah juga terus berjalan, karena kita imbau kepada masyarakat lokal untuk mendonorkan darah. Jadi stok darah aman,” katanya.Daerah Terisolasi Akibat Gempa Dan Tsunami Dipalu

Gempa magnitudo 7,4 disusul tsunami menimpa Palu-Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat, 28 September 2018. Akibat bencana ini, 1.571 orang meninggal dunia dan 113 orang lainnya hilang.

Sementara korban luka berat sebanyak 2.549 orang. Sampai saat ini, mereka masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Data korban tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho pada Jumat, 5 Oktober kemarin. Tidak tertutup kemungkinan, jumlah korban akan terus bertambah mengingat proses evakuasi sedang berjalan.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *