Janda Datang Bulan Diperkosa Empat pria

Janda berinisial SAL menjadi korban kebiadaban empat pria sontoloyo di Gianyar, Bali, 25 September 2018 lalu.Janda Datang Bulan Diperkosa Empat pria

Wanita asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu diobok-obok secara bergiliran oleh Hendra, Risky, Rahmat, dan Putu Adi Putra di indekos.

Padahal, saat itu SAL sedang menstruasi. Satreskrim Polres Gianyar yang menerima laporan langsung bergerak.

Mereka akhirnya berhasil menangkap para pelaku. Kasat Reskrim AKP Deni Septiawan mengatakan, peristiwa bermula ketika korban dan empat pria itu berpesta minuman keras di rumah Putra.

SAL sendiri tinggal di indekos itu baru 25 hari. Hendra, Risky, dan Rahmat juga tinggal di indekos itu.

Janda Datang Bulan Diperkosa Empat pria

Janda Datang Bulan Diperkosa Empat pria

 

“Salah seorang pelaku merupakan anak pemilik kos. Pesta miras itu dilakukan karena korban ini rencananya mau pindah ke Denpasar,” kata Deni, Selasa (2/10).

Dia menambahkan, mereka berpesta arak yang dicampur minuman berenergi pada 23 September 2018 pukul 23:00.

Sekitar pukul 01:30, para pelaku menggotong SAL yang sudah tidak berdaya ke dalam kamar.

Hendra menjadi pelaku pertama yang menghajar SAL. Setelah itu, giliran Putra yang melakukan perbuatan asusila.

Risky dan Rahmat juga masuk kamar dan ikut menikmati tubuh korban sekitar pukul 04:00.

“Hal ini juga sesuai dengan keterangan mereka (pelaku) saat diperiksa,” sambung Deni.

Dia menambahkan, kasus itu terbongkar setelah SAL melapor ke Polres Gianyar.

Jajaran Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Sukawati langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil menciduk pelaku.

“Dari hasil visum, korban memang mengalami luka pada siku tangan, dan lecet di kemaluan. Untuk barang bukti yang kami amankan, ada seprai, pakaian dalam korban, dan pakaian keempat pelaku,” beber Deni.

Dia menambahkan, para pelaku dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara.

 

BACA JUGA : Ratna Sarumpaet Mengklarifikasi Kasus Hoak Yang di Timbulkannya

 

Ratna Sarumpaet mengklarifikasi kabar pengeroyokan dirinya sambil menangis di depan wartawan, Rabu (3/10/2018) siang. Aktivis itu menggelar konferensi pers di kediamannya di kawasan Jalan Kampung Melayu Kecil, Jakarta Selatan.Ratna Sarumpaet Mengklarifikasi Kasus Hoak Yang di Timbulkannya

Ia mengaku mengarang kabar pengeroyokan dirinya. “Aku juga minta maaf kepada semua pihak yang terkena dampak ini,” katanya.

Foto wajah Ratna yang terkesan babak belur sempat viral. Seiring dengan itu, sejak Senin, 1 Oktober lalu, ramai di jagat media sosial kabar pengeroyokan dirinya .

Beberapa jam sebelum Ratna memberikan penjelasan, titik terang muncul dari hasil penelusuran polisi. Sejak kabar pengeroyokan beredar, jajaran Polda Metro Jaya dan Polda Jabar bergerak mengumpulkan informasi.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *